Rabu, 03 Agustus 2016

Kekonsistenan Seorang Blogger

Oleh: dr.iChal | Dibaca kali
Saya mulai ngeblog sekitar 2002, 14 tahun yang lalu. Platformnya ga serame sekarang. Wordpress sudah ada tapi belum terkenal. Blogspot masih belum diakuisisi oleh Google. Terus ada pMachine, Blogsome, dan lain-lain.

Saya orangnya termasuk yang kurang konsisten. Walaupun tetap menulis, tapi blognya pindah-pindah. Namanya pun berubah-ubah. Ada kukuruyuk:), infomedika, medika, dan lain-lain. Waktu masih mengelola WartaMedika, pernah menang lomba blog dari internet sehat nya Detik dan XL. Setelah itu, pindah domain CatatanDokter, kemudian ke Blog-Dokter.Com, lalu sekarang BlogDokter.ID. Oh ya, waktu awal-awal tinggal di Aceh pernah juga menggunakan nama Seulawah.

Hasilnya?

Ga terlalu bagus. Pagerank tetap 0 (dulu WartaMedika mencapai 3). Pengunjung pun masih ratusan per hari.

Sebenarnya saya tidak sendiri. Banyak blogger Indonesia yang termasuk idola 10 tahun yang lalu, ga pernah mengupdate lagi blognya. Saya ga perlu sebutkan contohnya, takut ada yang tersindir.

Tapi walaupun banyak yang seperti saya, ada juga yang tetap konsisten ngeblog sampai hari ini. Contohnya, Pak Budi Rahardjo.

Blognya Pak Budi Rahardjo
Blog Beliau beralamat di rahard.wordpress.com

Posting pertama Beliau di blog tersebut tercatat pada 7 Oktober 2005. Sejak saat itu, Beliau selalu aktif menulis selang 2 atau 3 hari. Jumlah halaman (bukan artikel) yang terindeks Google adalah 10.500. Posting terakhir 31 Juli 2016 kemarin. Konsisten banget bukan?

Hasilnya, pagerank nangkring di posisi 5. Blog sudah dikunjungi sebanyak 4,856,701 kali. Masuk ranking 3 dari 100 blog terbaik versi IndonesiaMatters.com. Hasil yang luar biasa.

Itu baru hasil secara statistik. Hasil yang intangible mungkin jauh lebih besar. Tentunya dalam hal ini Pak Budi Rahardjo sendiri yang tahu.

Yang penting bagi kita adalah pelajaran yang bisa dipetik, bahwa kekonsistenan akan berbuah manis.

Yuk jadilah yang PERTAMA berkomentar

Posting Komentar